<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Normansyah.com</title>
	<atom:link href="http://www.normansyah.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.normansyah.com</link>
	<description>Working Gamer Weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Jan 2010 04:16:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Ikadarma.org &#8211; Jejaring Sosial Alumni Gunadarma</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2009/12/ikadarma-org-jejaring-sosial-alumni-gunadarma/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2009/12/ikadarma-org-jejaring-sosial-alumni-gunadarma/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 02:57:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Quick Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Working]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.normansyah.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Berbahagialah para alumni Universitas Gunadarma karena Ikadarma sebagai wadah para jebolan Gundar membuka situs jejaring sosial Ikadarma.org, hanya dan hanya untuk para alumninya Gundar. Saya ikut dalam tim penyusun webnya, kita pake Joomla sebagai CMS dan JomSocial sebagai komponen utama untuk menyediakan fasilitas jejaring sosial....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbahagialah para alumni Universitas Gunadarma karena Ikadarma sebagai wadah para jebolan Gundar membuka situs jejaring sosial <a title="Ikadarma" href="http://www.ikadarma.org" target="_blank">Ikadarma.org</a>, hanya dan hanya untuk para alumninya Gundar. Saya ikut dalam tim penyusun webnya, kita pake Joomla sebagai CMS dan JomSocial sebagai komponen utama untuk menyediakan fasilitas jejaring sosial.</p>
<p> <span id="more-78"></span>Sekarang memang Ikadarma.org masih dalam tahap pengembangan, jadi memang belum terlalu di publikasikan. Saat ini kita sedang konsen ke fungsionalitas dari Ikadarma.org jadi tampilannya masih agak berantakan.
</p>
<p>Sebagian fungsi utama Facebook di support Ikadarma.org, tapi memang jauh kalau dibanding dengan Facebook. Toh memang tujuan kita bukan menyaingi Facebook. Tujuan kita cuma menyediakan platform yang fokus khusus untuk para alumni Gundar. Fitur Facebook yang ada di Ikadarma.org termasuk update status, upload foto, tag foto, group, wall, chat dan beberapa fitur lainnya akan segera menyusul.</p>
<p>Karena saya sibuk ngurusin &quot;Facebooknya Gundar&quot; web saya sendiri akhirnya agak terbengkalai. Tapi mudah-mudahan web Ikadarma cepat selesai dan para alumninya bisa kumpul-kumpul disana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2009/12/ikadarma-org-jejaring-sosial-alumni-gunadarma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Face Detection: Cara Baru Kelola Foto</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2009/12/face-detection-cara-baru-kelola-foto/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2009/12/face-detection-cara-baru-kelola-foto/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 16:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Working]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wp.normansyah.com/2009/12/face-detection-cara-baru-kelola-foto/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu, kita mengelola foto dengan menggunakan album, kemudian setelah memasuki jaman kamera digital foto dikelola kedalam folder-folder didalam komputer. Tetapi bagi anda yang hobi memotret pasti akan kesulitan dalam mengelola foto yang sudah mencapai ribuan. Apa yang anda lakukan kalau tiba-tiba salah seorang teman anda...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu, kita mengelola foto dengan menggunakan album, kemudian setelah memasuki jaman kamera digital foto dikelola kedalam folder-folder didalam komputer. Tetapi bagi anda yang hobi memotret pasti akan kesulitan dalam mengelola foto yang sudah mencapai ribuan. Apa yang anda lakukan kalau tiba-tiba salah seorang teman anda meminta hanya foto yang ada dirinya saja? Anda buka satu-satu untuk mencari foto teman anda tersebut? Dengan software Face Detection anda tidak perlu melakukan hal tersebut.</p>
<p><span id="more-55"></span></p>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/facedetection1.jpg"><img style="border: 0px none; display: inline;" title="facedetection1" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/facedetection1_thumb.jpg" border="0" alt="facedetection1" width="244" height="195" /></a></p>
<p>Anda familiar dengan foto tagging yang ada di Facebook? Di Facebook anda dapat men-tag wajah teman anda untuk kemudian dapat melihat hanya foto-foto yang terdapat wajah teman anda tersebut. Kegunaan Face Detection yang ada di juga seperti itu, hanya saja anda tidak perlu men-Tag wajah teman anda secara manual satu-persatu karena software secara otomatis mendeteksi wajah-wajah yang ada didalam sebuah foto untuk kemudian dibandingkan dengan foto-foto lain.</p>
<p>Gambar diatas (klik untuk memperbesar) menunjukan dua bagian dari software Picture Motion Browser, atau PMB. Bagaian atas adalah koleksi foto sedangkan bagian bawah adalah wajah yang terdeteksi pada foto yang anda pilih. Apabila anda menekan salah satu gambar wajah dibagian bawah maka bagian atas akan menampilkan seluruh foto yang anda tekan tersebut. Tidak masalah sedang senyum, sedang tertawa, beramai-ramai, sendiri, anda dapat mudah menemukan karena kotak kecil mengelili wajah dari orang yang anda pilih tersebut.</p>
<p>Fungsi lain yang berguna adalah deteksi senyuman, apabila anda ingin mencari foto-foto dengan wajah yang sedang tersenyum anda cukup menekan tombol Smiles. Kemudian anda juga dapat memfilter foto-foto berdasarkan jumlah orang dalam sebuah foto, satu orang, beberapa orang dan banyak orang.</p>
<p>Face Detection memang tidak selalu akurat dalam melakukan deteksi wajah. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor pencahayaan, ketajaman gambar, sudut pengambilan dan banyaknya kemiripan orang-orang yang ada didalam koleksi foto anda serta asesoris seperti kacamata dan topi.</p>
<p>Software Face Detection yang saya gunakan adalah bagian dari Picture Motion Browser atau PMB yang merupakan bagian dari paket penjualan dari kamera digital dan Handycam Sony. Walaupun PMB dapat digunakan untuk foto hasil jepretan kamera apapun juga, namun sayangnya untuk dapat menginstall PMB, kamera atau Handycam Sony harus terhubung dengan komputer anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2009/12/face-detection-cara-baru-kelola-foto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Windows 7: Secepat XP, Secantik Vista</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2009/11/windows-7-secepat-xp-secantik-vista/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2009/11/windows-7-secepat-xp-secantik-vista/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 15:27:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Working]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[operating system]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wp.normansyah.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari setelah saya intall Windows Vista, saya langsung memutuskan untuk segera beralih kembali ke Windows XP. Alasannya sederhana, saya tidak bisa bermain game di Windows Vista, dan beberapa aplikasi yang biasa saya pakai untuk bekerja tidak dapat berjalan dengan baik. Sekarang generasi penerus Windows...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari setelah saya intall Windows Vista, saya langsung memutuskan untuk segera beralih kembali ke Windows XP. Alasannya sederhana, saya tidak bisa bermain game di Windows Vista, dan beberapa aplikasi yang biasa saya pakai untuk bekerja tidak dapat berjalan dengan baik. Sekarang generasi penerus Windows Vista telah diluncurkan. Karena penasaran saya tamencoba untuk menggunakan sistem operasi keluaran terbaru dari Microsoft yaitu Windows 7. Dan hasilnya?</p>
<p><span id="more-60"></span></p>
<p>Sangat memukau, bahkan pertama kali saya mencoba Windows 7 adalah <em>RC</em> atau <em>Release Candidate</em> yang artinya masih dalam tahap percobaan dan masih akan mengalami perbaikan sebelum akhirnya diluncurkan. Walaupun dalam tahap RC tersebut saya merasakan Windows 7 jauh lebih stabil daripada Windows Vista ketika pertama kali diluncurkan, bahkan mungkin setelah Service Pack untuk Vista dikeluarkan.</p>
<p>Saya punya pekerjaan yang lebih baik dibanding melakukan benchmark seperti memainkan <em><a href="http://www.normansyah.com/gaming/review-need-for-speed-shift-pc">NFS: Shift</a></em> dan <em>Resident Evil 5</em>, jadi saya akan utarakan sedikit perbedaan Windows 7 dengan XP dan Vista berdasarkan apa yang saya rasakan. Ketika dibandingkan dengan XP, Windows 7 sepertinya masih kalah dalam hal performance. Ada sedikit penurunan framerate pada saat memainkan beberapa game, tetapi dalam hal tampilan grafik agak lebih baik karena Windows 7 telah mendukung DirectX 10. Perlu saya ingatkan bahwa peningkatan tersebut terkadang tidak begitu terlihat antara game dengan mode DirectX 9 dan DirectX 10.</p>
<p>Sedangkan diabanding dengan Vista, jauh lebih baik. Ini berdasarkan pengalaman buruk saya dulu ketika mencoba bermain <em>Mass Effect</em> di Windows Vista yang baru saja saya install, framerate Mass Effect jatuh sampai dapat dibilang tidak dapat dimainkan walaupun settingan grafik telah diturunkan menjadi medium. Waktu booting Windows 7 pun jauh lebih cepat dibanding dengan Vista, dimana waktu menggunakan Vista saya benar-benar sempat menyeduh kopi kemudian minum beberapa hirup sampai akhirnya Vista benar-benar selesai proses booting.</p>
<p>Dalam hal tampilan dan produktifitas memang XP kalah jauh sedangkan dengan Vista, Microsoft sepertinya telah membuat hal-hal yang baik di Vista menjadi lebih baik. Dan membuat hal-hal yang buruk di Vista menjadi lebih dapat diterima. Contohnya adalah fitur User <em>Access Control (UAC)</em> yang sangat saya benci karena selalu mengganggu dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu walaupun saya hanya melakukan hal yang remeh.</p>
<p>Untuk informasi benchmark yang lebih ilmiah dan valid karena didasarkan dengan test secara real time anda dapat mengunjungi situs lain diantaranya:</p>
<ul>
<li><a title="Windows 7 vs Windows Vista vs Windows XP" rel="nn_shadowbox{}" rev="ml" href="http://www.techradar.com/news/software/operating-systems/windows-compared-windows-7-vs-vista-vs-xp-615167" target="_blank">Windows 7 vs Windows Vista vs Windows XP</a></li>
<li><a title="Windows 7 Up Close and Personal" rel="nn_shadowbox{}" rev="ml" href="http://hothardware.com/Articles/Windows-7-Up-Close-and-Personal/" target="_blank">Windows 7 Up Close and Personal</a></li>
</ul>
<p><strong>Punya Netbook? Segera Upgrade ke Windows 7!</strong></p>
<p>Saya tadinya tidak percaya Windows 7 bisa berjalan dengan baik di Netbook. Satu hal yang jelas, Netbook yang dipasangkan dengan Vista adalah ide yangs sangat buruk dan membuat Netbook anda hampir dapat dikatakan tak berguna. Itulah alasan mengapa setelah lebih dari tujuh tahun produsen Netbook hanya mau memasang Windows XP dalam paket penjualannya. Tetapi setelah berhasil menginstall Windows 7 di <em>Asus Eee 1005HA</em> saya menjadi bertambah yakin bahwa Microsoft telah banting tulang untuk menutupi kelemahan Windows Vista.</p>
<p>Karena fungsi utama netbook adalah kerja ringan seperti browsing dan mengetik, Windows 7 adalah pilihan upgrade yang sangat disarankan karena berbagai macam fitur dan tampilan yang lebih baik dari XP. Penurunan performa yang hanya sedikit dibanding dengan Windows XP tidak akan terlalu terasa dan tidak mengganggu pekerjaan anda sehari-hari.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Saya bukan penggemar produk Microsoft, yang jelas saya bersedia memakai sistem operasi apapun selama mendukung kesibukan bermain saya dan tentunya kesibukan asli saya dalam hal pekerjaan. Sayangnya sampai saat ini hanya Windows XP yang bisa memenuhi kedua hal tersebut. Sepertinya dengan Windows 7 saya akhirnya bisa melepaskan Windows XP. Sebenarnya Windows 7 tidak secepat Windows XP dalam mengerjakan berbagai hal, penurunan performanya tidak terlalu terasa. Walaupun menurut saya Windows Vista adalah produk gagal, tapi saya yakin kemungkinan besar Windows 7 tidak akan memukau seperti saat ini kalau Windows Vista tidak pernah ada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2009/11/windows-7-secepat-xp-secantik-vista/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>XAF: Bikin Aplikasi Sebelum Makan Siang? Bisa!</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2009/11/xaf-bikin-aplikasi-sebelum-makan-siang-bisa/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2009/11/xaf-bikin-aplikasi-sebelum-makan-siang-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 16:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Working]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wp.normansyah.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[eberapa kali saya diminta untuk membuat aplikasi dengan waktu yang dapat dikatakan sangat sempit. Terkadang waktu yang diberikan bisa dibilang mustahil. Untungnya ada eXpressApp Framework (XAF), kawan-kawan di Devexpress telah bekerja dengan sangat baik untuk menjadikan hidup seorang programmer menjadi sangat menyenangkan. &#34;Done before lunch&#34;,...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>eberapa kali saya diminta untuk membuat aplikasi dengan waktu yang dapat dikatakan sangat sempit. Terkadang waktu yang diberikan bisa dibilang mustahil. Untungnya ada <a title="eXpressApp Framework" href="http://www.devexpress.com/Products/NET/Application_Framework/" rev="ml" rel="nn_shadowbox{}" target="_blank">eXpressApp Framework (XAF)</a>, kawan-kawan di <a title="Developer Express" href="http://www.devexpress.com/" rev="ml" rel="nn_shadowbox{}" target="_blank">Devexpress</a> telah bekerja dengan sangat baik untuk menjadikan hidup seorang programmer menjadi sangat menyenangkan. <em>&quot;Done before lunch&quot;</em>, itulah tag line dari eXpressApp Framework yang dapat diartikan bahwa anda dapat membuat aplikasi yang cukup rumit sebelum masuk waktu makan siang.</p>
<p> <span id="more-22"></span>
<p>Tag line <em>&quot;Done Before Lunch&quot;</em> yang diusung oleh eXpressApp Framework bukan sekedar isapan jempol belaka, situs Devexpress menggambarkan seorang programmer mempunyai waktu kurang dari 15 menit untuk mengerjakan sebuah aplikasi dan dia berhasil mengerjakannya. Hal tersebut dikarenakan berbagai macam pekerjaan rutin programmer telah diambil alih oleh XAF sehingga programmer tidak lagi memikirkan berbagaimacam pernak-pernik tampilan serta kode-kode rumit dari aplikasi yang dibuatnya dan dapat fokus ke proses bisnis dari aplikasi itu sendiri. Apa yang harus dilakukan oleh programmer hanya membuat sebuah Domain Object kemudiam mendefinisikan property yang diperlukan, sisanya XAF lah yang mengerjakan. XAF berjalan dalam lingkungan .NET framework 2.0+ sehingga anda dapat menggunakannya dengan menggunakan Visual Studio 2005 atau Visual Studio 2008 dan dapat digunakan dengan bahasa pemrograman Visual Basic maupun C#.</p>
<p>Untuk lebih mudah mengerti cara kerja dari XAF adalah dengan menggunakan contoh kasus. Misalnya anda ingin membua sebuah aplikasi yang mencatat biodata mahasiswa. Diaplikasi tersebut pengguna aplikasi dapat memasukan data seperti nama, alamat, jenis kelamin, agama, tempat lahir dan tanggal lahir. Bukan hanya data entry saja yang dibutuhkan, tetapi juga lengkap dengan laporan-laporan lengkap dengan grafik.</p>
<p>Tadinya membuat aplikasi walaupun sesederhana memasukan data mahasiswa dan kemudian mengeluarkan laporannya cukup memakan waktu. Pertama yang dilakukan oleh programmer tentunya membuat database, kemudian mendefinisikan tabel berikut field yang bersangkutan. Setelah itu membuat Solution di Visual Studio dan membuat kode untuk koneksi kedatabase. Lalu memasukan kontrol terkait seperti textbox, combobox, checkbox dan lain sebagainya kedalam form berikut dengan tombol-tombol seperti tombol simpan, hapus, edit, dan sebagainya. Belum lagi menambahkan data grid untuk menampilkan daftar seluruh mahasiswa. Pekerjaan belum selesai programmer harus menambahkan kode-kode untuk masing-masing kontrol tersebut. Pekerjaan masih belum selesai karena masih harus menambahkan form untuk membuat dan menampilkan laporan. Kalau harus dijabarkan secara mendetail berikut kode-kode yang harus dituliskan akan sangat panjang dan mungkin memerlukan artikel khusus hanya untuk menjabarkannya.</p>
<p>Dengan menggunakan XAF hal tersebut tidak lagi dilakukan oleh programmer. Setelah membuat database kosong programmer hanya perlu membuat solution dengan template XAF yang telah tersedia dalam dialog New Project. Setelah itu dengan property editor yang tersedia mendefinisikan koneksi database. Setelah itu menambahkan sebuah domain object dan menambahkan baris kode berikut:    </p>
<p><code>namespace DataMahasiswa.Module     <br />{      <br />[DefaultClassOptions]      <br />public class Mahasiswa : BaseObject      <br />{      <br />public Mahasiswa(Session session) : base(session) { }      <br />private string _NamaLengkap;      <br />public string NamaLengkap      <br />{      <br />get { return _NamaLengkap; }      <br />set { _NamaLengkap = value; }      <br />}      <br />private string _Alamat;      <br />[Size(4000)]      <br />public string Alamat      <br />{      <br />get { return _Alamat; }      <br />set { _Alamat = value; }      <br />}      <br />private JenisKelamin _JenisKelamin;      <br />public JenisKelamin JenisKelamin      <br />{      <br />get { return _JenisKelamin; }      <br />set { _JenisKelamin = value; }      <br />}      <br />private DateTime _TanggalLahir;      <br />public DateTime TanggalLahir      <br />{      <br />get { return _TanggalLahir; }      <br />set { _TanggalLahir = value; }      <br />}      <br />}      <br />public enum JenisKelamin      <br />{      <br />Pria, Wanita      <br />}      <br />}</code>    <br />Hanya dengan menambahkan baris kode tersebut, anda akan menghasilkan aplikasi seperti berikut:</p>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf11.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="xaf1" border="0" alt="xaf1" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf1_thumb.jpg" width="244" height="175" /></a> </p>
<p>Tampilan aplikasi utama anda telah selesai dengan menuliskan sedikit kode lengkap dengan berbagai navigasi berikut pencarian data dan lain sebagainya. Dan juga sebuah form untuk menambah dan menyunting data mahasiswa:</p>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf2.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="xaf2" border="0" alt="xaf2" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf2_thumb.jpg" width="244" height="214" /></a> </p>
<p>Dengan baris kode diatas XAF secara otomatis akan membuat tabel serta mendefinisikan field-field yang diperlukan sesuai dengan property yang ada dalam kode tersebut untuk kemudian secara otomatis pula membuat kontrol yang relefan didalam aplikasi. Bahkan XAF secara simultan juga membuat aplikasi web yang fungsinya persis sama dengan versi aplikasi windows:</p>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf5.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="xaf5" border="0" alt="xaf5" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf5_thumb.jpg" width="223" height="244" /></a> </p>
<p><strong>Sistem Modular</strong></p>
<p>XAF adalah sebuah framework yang modular, artinya anda dapat memasukan modul tertentu apabila diperlukan. Hanya dengan drag and drop dari Toolbox anda telah dapat memanfaatkan modul seperti Report, Schedule, Chart, dan lain sebagainya. Berikut adalah beberapa contoh modul yang telah di masukan kedalam aplikasi data mahasiswa.</p>
<p><em><strong>Report Designer</strong></em>, untuk membuat dan menampilkan berbagai bentuk laporan. Bahkan pengguna biasa pun dapat membuat laporannya sendiri sehingga ketergantungan pada programmer sangat minimal.</p>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf4.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="xaf4" border="0" alt="xaf4" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf4_thumb.jpg" width="244" height="188" /></a> </p>
<p><em><strong>Analisys</strong></em>, Untuk membuat dan menampilkan berbagai bentuk grafik. Seperti Report Designer pengguna awam juga dapat menggunakannya dengan mudah.</p>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf3.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="xaf3" border="0" alt="xaf3" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/xaf3_thumb.jpg" width="198" height="244" /></a> </p>
<p>Masih banyak lagi modul yang dapat diterapkan dalam aplikasi anda, seperti modul scheduling, security dan lain sebagainya.</p>
<p><strong>Harga Mahal Yang Sepadan?</strong></p>
<p>XAF sangat tergantung pada kontrol milik Devexpress lainnya seperti XtraGrid, XtraReports, XtraCharts dan tidak kurang dari 30 produk lainnya. Sehingga untuk memiliki XAF anda juga harus memiliki kontrol-kontrol tersebut. Untuk menggunakan XAF anda harus ber<br />
langganan <a title="DXperience Universal" href="http://www.devexpress.com/Products/NET/DXperience/editionUniversal.xml" rev="ml" rel="nn_shadowbox{}" target="_blank">DXperience Universal</a> yaitu sebuah paket penjualan yang isinya seluruh produk yang dimilik Devexpress untuk .NET dengan biaya $1,999.99 pertahun atau sekitar Rp.19 Juta. Untuk tahun berikutnya apabila masih ingin berlangganan anda harus membayar biaya $799.99 atau sekitar Rp. 7,5 juta rupiah. Tersedia <a title="DXperience Evaluation Version" href="http://www.devexpress.com/Downloads/NET/index.xml" rev="ml" rel="nn_shadowbox{}" target="_blank">demo selama 30</a> hari jika anda ingin mencobanya&#8230;.</p>
<p>Selama masa berlangganan anda akan mendapatkan update terbaru dari seluruh produk Devexpress dan berhak menggunakannya untuk segala macam proyek yang anda kerjakan. Setelah masa berlangganan habis anda tetap dapat menggunakan versi terakhir yang anda dapatkan. Harga yang sangat mahal tersebut tentu tidak ada artinya apabila anda adalah seorang programmer atau pemilik perusahaan IT yang sangat produktif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2009/11/xaf-bikin-aplikasi-sebelum-makan-siang-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Need For Speed SHIFT (PC)</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2009/10/need-for-speed-shift-pc/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2009/10/need-for-speed-shift-pc/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 15:52:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Gaming]]></category>
		<category><![CDATA[Need for Speed]]></category>
		<category><![CDATA[NFS]]></category>
		<category><![CDATA[Racing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wp.normansyah.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Dua game Need for Speed yang terdahulu, ProStreet dan Undercover telah gagal menyamai kegemilangan pendahulunya. Namun EA tidak buru-buru meninggalkan seri game balapan yang dulu sangat populer. NFS terbaru menandai permulaan segar pada seri NFS. Bagaimana memperoleh kepercayaan fans NFS dan pada saat yang bersamaan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua game Need for Speed yang terdahulu, ProStreet dan Undercover telah gagal menyamai kegemilangan pendahulunya. Namun EA tidak buru-buru meninggalkan seri game balapan yang dulu sangat populer. NFS terbaru menandai permulaan segar pada seri NFS. Bagaimana memperoleh kepercayaan fans NFS dan pada saat yang bersamaan menarik para pendatang baru mungkin suatu hal yang tidak mudah, karena dua judul terdahulu sangat mengecewakan. Sehingga banyak yang harus dilakukan untuk memperbaiki citra seri NFS.</p>
<p> <span id="more-11"></span>
<p>Need for Speed SHIFT tidak lagi memiliki alur cerita yang menghiasi beberapa game terdahulu. SHIFT juga lebih terasa seperti permainan simulasi daripada permainan arcade, menambahkan perasaan realistis pada setiap balapannya. Pada mode Career, pemain dihadapkan pada balapan dan tantangan sebelum akhirnya dapat membuka event dan mobil yang lebih serius. Tidak terlalu lama untuk melakukannya karena kebanyakan lintasan pada awal permainan tergolong pendek. Walaupun pengembang meningkatkan relisme, SHIFT tidak terlalu sulit untuk dimainkan karena pemain dapat mengaktifkan berbagai macam bantuan seperti bantuan belokan, akselerasi dan rem. Pemain juga dapat mengaktifkan bantuan visual berupa tanda di lintasan kapan harus mengegas dan kapan harus mengerem. </p>
<p>Pemain tidak akan kehabisan mobil super dan pemain akan merasa senang banyak lintasan yang dapat digunakan. Walaupun tidak terlalu sulit, SHIFT cocok untuk mencoba kemahiran anda mengemudi. AI pada SHIFT melakukan kerja yang baik untuk beradaptasi dengan gaya mengendara pemain. Kompetitor tahu bagaimana mengambil keuntungan dari kesalahan pemain.</p>
<p>Bicara mengenai penilain, NFS SHIFT memperkenalkan penilaian model seperti RPG dengan berbagai penghargaan diberikan pada pemain tergantung bagaimana sebuah event diselesaikan. Pemain yang agresif, yang tidak segan-segan menabrak mobil lain akan mendapatkan nilai untuk keagresifannya tersebut. Begitu juga untuk para pemain yang memenangkan balapan dengan bersih. Dan pada akhirnya pemain akan mendapatkan nilai apakah dia pemain dengan gaya &#8216;Aggresive&#8217; atau pemain yang mengutamakan &#8216;Precision. Bagian penting dari setiap balapan adalah menyelesaikan tantangan spesifik untuk mendapatkan bintang agar dapat masuk kedalam NFS World Tour.</p>
<p>Secara teknis SHIFT terlihat cukup bagus walaupun agak tertinggal kalau dibanding dengan DiRT 2. Yang paling menarik adalah pandangan kokpit yang cukup menakjubkan dan pemain akan merasa lebih baik melakukan balapan dalam mode kokpit dari pada pandangan dari belakang mobil. Jika anda memainkan SHIFT dengan menggunakan komputer, akan terasa lebih lama dalam hal loading dan yang jelas anda memerlukan Racing Wheel atau Kontrol game untuk dapat menikmatinya secara penuh.</p>
<p>Walaupun saya sangat kehilangan pengalaman menegangkan di seri NFS sebelumnya, seperti kejar-kejaran dengan mobil polisi dan pengalaman balapan dengan latar belakang yang mempunyai cerita, akan sangat tidak adil kalau menilai SHIFT dari sudut pandang tersebut. NFS SHIFT benar-benar merupakan jenis permainan balapan yang berbeda dengan NFS terdahulu. Ya, memang permainan yang berbeda tapi benar-benar kurang menyenangkan dan kurang sentuhan unik. Pandangan kokpit sangat menyenangkan pada awalnya namun akan terasa membosankan setelah beberapa saat. Sayangnya tidak ada yang membuat pemain ingin terus bermain sampai akhir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2009/10/need-for-speed-shift-pc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cepat Mengambil Data SQL Server ke Excel</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2009/10/cara-cepat-mengambil-data-sql-server-ke-excel/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2009/10/cara-cepat-mengambil-data-sql-server-ke-excel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 16:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Working]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wp.normansyah.com/2009/10/cara-cepat-mengambil-data-sql-server-ke-excel/</guid>
		<description><![CDATA[Sering kali saya diminta untuk membuat laporan mendadak dan biasanya hanya akan dipakai sekali saja. Untuk memakai software reporting seperti Crystal Report agak sedikit memakan waktu yang lumayan khususnya untuk memformat laporan. Solusi cepat tentu saja mengimpor data dari SQL Server kedalam worksheet Excel, cara...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kali saya diminta untuk membuat laporan mendadak dan biasanya hanya akan dipakai sekali saja. Untuk memakai software reporting seperti Crystal Report agak sedikit memakan waktu yang lumayan khususnya untuk memformat laporan. Solusi cepat tentu saja mengimpor data dari SQL Server kedalam worksheet Excel, cara ini lebih cepat karena jelas lebih mudah memformat dokumen di dalam excel daripada di Crystal Report. Tapi kadang bukan suatu hal yang mudah untuk memasukan data dari SQL Server kedalam Excel.</p>
<p> <span id="more-46"></span>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/SQLDrillMainForm50.gif"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="SQLDrillMainForm50" border="0" alt="SQLDrillMainForm50" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/SQLDrillMainForm50_thumb.gif" width="244" height="196" /></a> </p>
<p>Fungsi impor dari SQL Server standar yang ada di Excel terbatas hanya untuk tabel dan view saja, sehingga untuk mengambil data menggunakan script SQL bukanlah suatu hal yang mudah. Bisa saja menggunakan 3rd Party SQL Manager seperti <a href="http://sqlmanager.net/en/products/mssql/manager">EMS SQL Manager</a>. Dengan menggunakan EMS SQL Manager anda dapat membuat SQL Query kemudian mengekspor hasilnya kedalam format Excel.</p>
<p>Namun ada cara yang lebih efisien tanpa harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli EMS SQL Manager atau yang sejenis. Anda dapat menggunakan add-in untuk Excel yaitu <a href="http://www.sqldrill.com/">SQL Drill</a>. Dengan SQL Drill anda dapat mengimpor data dari Excel langsung dari window Excel sendiri, dan anda dapat membuat SQL Query dengan bantuan Query Designer yang cukup intuitif.</p>
<p>Setelah menginstall SQL Drill anda akan menemukan SQL Drill dalam menu Add-In. Dengan mengklik tombol SQL Drill anda akan disuguhkan dengan tampilan untama SQL Drill dimana anda dapat menentukan Connection String untuk kemudian dapat bekerja membuat SQL Query. Anda lalu dapat menjalankan Query tersebut untuk menampilkan data yang kemudian data tersebut dapat di masukan kedalam worksheet. Cukup mudah tanpa harus menggunakan software tambahan.</p>
<p>SQL Drill mempunyai dua versi, yaitu versi Standar dan versi Free. Namun di websitenya jelas ditulis bahwa tidak ada perbedaan dalam hal fungsi antara versi Free dan versi Standar. Versi Free dapat digunakan hingga 6 bulan. Setelah 6 bulan anda tetap ingin memakai tanpa membeli, anda dapat menginstall ulang SQL Drill dan kembali dapat menggunakannya hingga 6 bulan, demikian seterusnya. Artinya anda dapt menggunakan add-in secara gratis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2009/10/cara-cepat-mengambil-data-sql-server-ke-excel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Solusi Untuk Membuat Jejaring Sosial Anda Sendiri</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2009/10/tiga-solusi-untuk-membuat-jejaring-sosial-anda-sendiri/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2009/10/tiga-solusi-untuk-membuat-jejaring-sosial-anda-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 15:59:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Working]]></category>
		<category><![CDATA[CMS]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wp.normansyah.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[ejaring Sosial terutama Facebook sudah sangat mewabah di seluruh dunia. Bahkan salah satu kawan  saya meminta tolong untuk membangun sebuah situs komunitas alumni sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta, kalau bisa fungsinya seperti Facebook. Yang pertama terlintas dipikiran saya adalah menggunakan Joomla kemudian tempelkan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ejaring Sosial terutama Facebook sudah sangat mewabah di seluruh dunia. Bahkan salah satu kawan  saya meminta tolong untuk membangun sebuah situs komunitas alumni sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta, kalau bisa fungsinya seperti Facebook. Yang pertama terlintas dipikiran saya adalah menggunakan Joomla kemudian tempelkan CommunityBuilder, pekerjaan selesai. <span id="more-18"></span></p>
<p>Dan itulah yang memang akhirnya saya lakukan. Walaupun jauh dari mirip dengan Facebook, tetapi hanya fiturnya dirasakan sudah memadai. Tetapi sebelumnya saya sempat melakukan pencarian dan menemukan tiga solusi menarik selain Joomla+Community Builder yang dapat digunakan untuk membangun situs jejaring milik anda sendiri, sedekat mungkin mirip Facebook.</p>
<p><strong>Solusi 1: 100% Komersil &#8211; SocialEngine</strong></p>
<p>SocialEngine adalah sebuah script PHP komersil yang memungkinkan anda membuat situs jejaring sosial yang sangat mirip dengan Facebook. Bahkan sebuah template dijual dengan harga US$ 100 untuk membuat tampilan SocialEngine persis seperti tampilan Facebook.</p>
<p>Hampir seluruh fitur Facebook ada di SocialEngine seperti pertemanan, dinding, gallery, tag foto, group dan lain sebagainya. Sayangnya sebagian besar fitur tersebut mengharuskan anda mengeluarkan dana tambahan sampai $50 untuk tiap fiturnya. Apabila daditotalkan, SocialEngine serta fitur penting yang harus anda beli dapat mencapai US$650.</p>
<p>Kelemahan dari SocialEngine adalah kostumasi tampilan. Untuk merubah tampilan SocialEngine anda harus banyak berjibaku untuk mengedit core file dari SocielEngine itu sendiri. Dengan demikian anda harus mengerti secara sungguh-sungguh mengenai pemrograman PHP. Atau anda dapat memilih untuk membeli template untuk situs anda.</p>
<p><strong>Solusi 2: Elgg 100% opensource dan gratis</strong></p>
<p>Tidak seperti SocialEngine, Elgg 100% bebas biaya. Komponen-komponen tambahanpun tersedia secara gratis untuk dapat anda gunakan. Ratusan modul dan template siap di download dan digunakan di situs anda.</p>
<p>Namun sayangnya ada kelemahan dari Elgg yaitu harus menggunakan PHP sebagai Apache Module. Sementara kebanyakan perusahaan hosting terutama yang berbiaya murah menjalankan PHP dalam CGI mode.</p>
<p>Satu hal yang menarik dari Elgg adalah sistem widget yang dimilikinya. Dengan sistem widget ini memungkinkan pengunjung mengatur tampilan dari halaman profilnya dengan cara drag and drop widget yang diperlukan.</p>
<p><strong>Solusi 3: OpenSource + Komersil = JomSocial</strong></p>
<p>Joomla sudah terbukti sebuah CMS yang sangat handal, tetapi Joomla bukan sebuah platform untuk jejaring sosial. Banyak ekstensi yang dapat anda gunakan agar Joomla! dapat menjalankan fungsi jejaring sosial.</p>
<p>Sejauh ini sebuah ekstensi yang dapat menjadikan Joomla sedekat mungkin mirip dengan Facebook adalah JomSocial. JomSocial bisa didapatkan dengan harga US$149 untuk satu lisensi domain.</p>
<p>Terdapat cukup banyak plugin untuk JomSocial, baik gratis maupun berbayar. Demikian juga template, pembuatan template cukup mudah serta berbagai perusahaan pembuat template menyertakan template JomSocial ke dalam template Joomla yang dibuatnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2009/10/tiga-solusi-untuk-membuat-jejaring-sosial-anda-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Review: Nokia E71</title>
		<link>http://www.normansyah.com/2008/11/review-nokia-e71/</link>
		<comments>http://www.normansyah.com/2008/11/review-nokia-e71/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 16:50:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Normansyah Kusuma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Working]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wp.normansyah.com/2008/11/review-nokia-e71/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah dua bulan lebih saya memakai Nokia E71, sudah tau luar dalam mengenai handphone yang satu ini, jadi sekarang saya akan mereview sedikit kekurangan dan kelebihan handphone yang satu ini, sekaligus menjadikan postingan perdana dalam blog saya ini. Fitur Utama 3G dengan HSDPA Layar 2.36″...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah dua bulan lebih saya memakai Nokia E71, sudah tau luar dalam mengenai handphone yang satu ini, jadi sekarang saya akan mereview sedikit kekurangan dan kelebihan handphone yang satu ini, sekaligus menjadikan postingan perdana dalam blog saya ini. </p>
<p> <span id="more-59"></span>
<p><strong>Fitur Utama</strong></p>
<ul>
<li>3G dengan HSDPA </li>
<li>Layar 2.36″ dengan resolusi QVGA 16M </li>
<li>Keyboard QWERTY </li>
<li>Symbian 9.2 OS, S60 UI dengan FP1 (ditambah sedikit fitur FP2) </li>
<li>269 MHz ARM 11 CPU dan RAM 128 MB </li>
<li>Wi-Fi </li>
<li>GPS receiver dengan A-GPS </li>
<li>Handphone Wi-Fi/GPS teramping yang pernah ada sampai saat ini </li>
<li>3.15 megapixel kamera dengan autofocus dan LED flash </li>
<li>110 MB memori internal, ekspansi dengan microSD (2GB included) </li>
<li>Stainless Steel (bukan plastik di kasih warna stainless) </li>
<li>Standard 2.5mm audio jack </li>
</ul>
<p><strong>Kekurangan</strong></p>
<ul>
<li>Hasil kamera yang sangat memalukan </li>
<li>Tidak ada tombol kamera tersendiri </li>
<li>Start awal GPS lamban </li>
</ul>
<p><a href="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/nokia_e71.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="nokia_e71" border="0" alt="nokia_e71" align="left" src="http://www.normansyah.com/wp-content/uploads/2009/12/nokia_e71_thumb.jpg" width="164" height="244" /></a>Nokia E71 punya kelengkapan yang terbaik dibanding dengan smartphone nokia sampai saat ini. Konektivitas Nokia E71 juga sangat lengkap, bahkan infrared yang sudah mulai ditinggalkan oleh handphone terkini masih ada di Nokia E71.</p>
<p>Nokia E71 memiliki keypad QWERTY, yang walaupun kecil dan cenderung berdesakan tetap nyaman untuk digunakan, tombol-tombol kecil itu adalah keharusan karena memang Nokia E71 sangat ramping dibanding dengan ponsel QWERTY lainnya.Demikian juga dengan layar E71 yang lebih kecil dari pendahulunya E61, dapat dimaafkan karena memang lebar Nokia E71 juga lebih kecil dari E61.</p>
<p>Untuk paket software pun Nokia E71 dapat dibilang sangat lengkap. Software bawaan Nokia E71 antara lain adalah QuickOffice dengan kemampuan mengedit file Office, MultiScanner memungkinkan kamera E71 dapat membaca kartu nama dan menyimpanya kedalam Contact Book, Nokia Maps dengan peta daerah Jakarta dan sekitrannya sudah terinstall. Nokia E71 dilengkapi dengan Symbian S60 Feature Pack 1 (Tambahan Fitur FP2) banyak kelebihan disisi tampilan.</p>
<p>Browser Nokia E71 sangat memuaskan, apabila anda terkoneksi ke Wi-Fi anda dapat melihat halaman situs web secara lengkap, sampai animasi flash dapat ditampilkan dengan baik. Tetapi sayangnya dengan menggunakan GPRS banyak situs web yang tidak dapat dibuka. Hal tersebut dapat di obati dengan menginstall Opera Mini.</p>
<p>Untuk stabilitas dan kecepatan kerja Nokia E71 sangat memuaskan, navigasi menu dan pergantian aplikasi sangat cepat. Tetapi apabila sudah terinstall banyak software, Nokia E71 biasanya akan sering hang dan restart sendiri, walaupun mengganggu menurut saya adalah suatu yang wajar. Hindari menginstall software terlalu banyak di ponsel manapun juga.</p>
<p>Untuk sebuah ponsel bisnis Nokia E71 memiliki kualitas suara musik yang cukup baik walaupun menggunakan headset bawaannya. Dengan jack audio standard 2.5mm anda dapat dengan mudah mengganti headset tersebut dengan yang lebih baik.</p>
<p>Untuk GPS, koneksi ke satelit untuk start awalnya sangat lamban, bisa memakan waktu hingga 15 menit untuk mendapatkan Satelite Lock. Kalau anda didalam kendaraan yang sedang berjalan waktunya akan bertambah. Tetapi hali itu dapat diatasi dengan fitur A-GPS, dengan bantuan koneksi GPRS satelite lock memakan waktu kurang dari satu menit, artinya biaya tambahan apabila anda tidak menggunakan operator yang mengenakan tarif flat untuk koneksi GPRS.</p>
<p>Satu-satunya yang membuat Nokia E71 menjadi sumber petaka bagi Nokia E71 adalah kamera, hasinya jauh dibawah rata-rata. Walaupun banyak penggemar E71 berkilah bahwa E71 adalah ponsel bisnis, menurut saya Nokia mestinya bisa lebih meningkatkan kualitas gambar hasil jepretan Nokia E71. Mungkin dengan alasan itu pulalah Nokia tidak menambahkan tombol kamera tersendiri.</p>
<p><strong>Rekomendasi Software</strong></p>
<p>Untuk memaksimalkan Nokia E71 anda berikut adalah aplikasi yang sebaiknya anda install:</p>
<ol>
<li><a href="http://www.operamini.com/">Opera Mini</a> (Free), untuk browsing internet apabila anda menggunakan koneksi GPRS. </li>
<li><a href="http://www.locr.com/">Locr</a> (Free), Memungkinkan Geotagging menggunakan kamera dan GPS. </li>
<li><a href="http://irremote.psiloc.com/">Psiloc irRemote</a> (26,00 USD), Merubah Nokia E71 anda menjadi Universal Remote Control untuk mengendalikan TV, AC, DVD Player, dll. </li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.normansyah.com/2008/11/review-nokia-e71/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
